Jumat, 29 Mei 2009

Kompor dengan Bahan Bakar Sekam

indosiar.com, Brebes - Ditengah kebingungan warga akan program konversi dengan minyak tanah ke gas, seorang warga Brebes, Jawa Tengah menciptakan kompor dengan bahan bakar sekam. Kompor yang disebut kompor biomas ini cukup diminati warga, karena terbukti menghemat biaya ditengah mahalnya harga minyak tanah dan gas saat ini.
Tempat pembuatan kompor biomas atau kompor berbahan bakar sekam terletak di Desa Sutamaja, Kecamatan Kesana Brebes. Adalah Ahmad Sucipto, yang merancang kompor yang merupakan pengembangan dari anglo atau tungku ini. Temuan kompor biomas berbahan bakar sekam ini, awalnya diproduksi secara terbatas. Tak disangka respons para tetangga atas kompor biomas ini cukup mengejutkan.
Kompor ini diminati karena bisa menjadi solusi menghemat pengeluaran ditengah mahalnya harga minyak tanah dan gas. Untuk memenuhi pesanan yang terus berdatangan Ahmad Sucipto kini memperkerjakan 10 karyawan. Setiap karyawan memiliki keahlian masing - masing yakni sebagai penggunting plat, pencetak tabung kompor, perekat tabung, pembuat sarangan dan mengecat agar kompor nampak lebih menarik.
"Dalam bentuk kompor biomas ini kelebihannya adalah bahan bakarnya bisa hemat, kualitas apinya bagus, asapnya juga minimal. Ya kami pikir kompor ini lebih layak untuk digunakan ke masyarakat secara luas", ujar Ahmad Sucipto.
Harga kompor biomas ini dipatok sebesar 120 ribu rupiah per unit. Sejak mulai dipasarkan secara terbuka sekitar 5 bulan lalu, produksi kompor biomas ini sudah mencapai sekitar 3000 unit. Saat ini pesanan datang pula dari sejumlah dikota dan luar Jawa seperti Lampung, Pontianak dan Sulawesi. (Kuncoro Wijayanto/Dv)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar